
Awal 2026 musisi asal Sumatera Barat, Bumiy membuka kisahnya lewat lagu Hati Bertali. Lagunya bercerita tentang perpisahan yang kemudian berkaitan dengan musibah di Sumatera beberapa bulan lalu.
Ya, musibah banjir yang melanda berbagai daerah tidak hanya merenggut harta benda, tetapi juga memisahkan keluarga, sahabat, dan orang-orang terkasih.
Sebagian harus pindah, lalu yang lainnya kehilangan jejak orang tercinta. Ada juga yang masih menunggu kepastian dalam sunyi.
Hati Bertali kemudian muncul sebagai ruang refleksi sekaligus penguat rasa bagi mereka yang mengalami perpisahan, baik sementara maupun yang tak terucap akhirnya.
Ketika jarak tercipta, seringkali yang tersisa hanyalah rasa rindu, kehilangan, dan harapan yang belum tersampaikan.
Lebih dalam, Hati Bertali juga berbicara tentang jarak yang memisahkan raga, namun tidak pernah benar-benar memutuskan ikatan batin.
Tentang keyakinan bahwa cinta, doa, dan rasa saling terhubung akan selalu menemukan jalannya, bahkan ketika keadaan memaksa orang-orang berjalan di arah yang berbeda.
Dalam proses produksinya, lagu Hati Bertali merupakan ciptaan Budi Irawan, diproduseri oleh Deni Januarta, dengan penanganan mixing dan mastering oleh Irene Edmar Irawan.
Proses perekaman dan produksi dilakukan di 3am Studio, Padang.
Lewat Hati Bertali juga, Bumiy ingin merangkul siapapun yang sedang berduka karena kehilangan banyak kehidupan.
Single Hati Bertali resmi dirilis pada 15 Januari 2026 dan dapat dinikmati di berbagai platform musik digital.
Leave a Reply