Tiga Legenda Musik Hadir Sepanggung dalam The 90’s Intimate, Hangat dengan Nostalgia

EKSPLORASI DUNIA MUSIK Apa kalian siap untuk kembali ke masa lalu?” tanya Kåre Wanscher, drummer Michael Learns to Rock (MLTR) di panggung musik The 90’s Intimate yang digelar di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Ribuan penonton langsung penonton konser langsung menyambut riuh pertanyaan ini.

Ya, karena nostalgia memang bahan bakar yang menghangatkan perhelatan The 90’s Intimate yang diusung oleh promotor Akselerasi Entertainment.

Konsep acara ini, adalah mempertemukan tiga legenda musik dalam satu panggung. Selain MLTR, dua nama besar lain yang digandeng Akselerasi Entertainment adalah Jim Brickman dan Peabo Bryson.

Yang mendapat kesempatan pertama adalah Jim Brickman. Pianis peraih dua Grammy Awards ini tampil semringah dan cerah dalam balutan setelan jas warna pink. Tampil sekitar pukul 7 malam waktu Jakarta, ia membawakan lagu “Rainbow Connection” dengan pianonya.

Kemudian bersama Rita Effenndy, ia membawakan “The Gift” dan juga “Valentine”–lagu romantis yang dirilis tahun 1997 bersama Martina McBride. Meski tanpa komando, ribuan hadirin bak terbius, serempak menyanyikan bait-bait lagu cinta tanpa kata “tapi.”

“And even if the sun refused to shine, even if romance ran out of rhyme. You would still have my heart until the end of time. ‘Cause all I need is you, my Valentine…”

“Thank you Jakarta! Happy Valentine!” seru Jim Brickman, sesaat sebelum turun panggung.

Michael Learns to Rock dalam The 90’s Intimate. (Ratnaning Asih/ Liputan6.com)

Peabo Bryson Hadirkan Malam Romantis hingga Nasihat Hidup

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *