
EKSPLORASI DUNIA MUSIK Industri musik rekaman di Amerika Serikat mencatat pencapaian luar biasa sepanjang 2025. Berdasarkan laporan Recording Industry Association of America, total pendapatan industri menembus 11,5 miliar dolar AS (sekitar Rp194,9 triliun)—menjadi rekor tertinggi sepanjang sejarah. Salah satu sorotan utama datang dari kebangkitan format fisik, khususnya piringan hitam atau vinyl. Untuk pertama kalinya sejak 1983, penjualan vinyl berhasil melampaui 1 miliar dolar AS (sekitar Rp17,0 triliun).
Vinyl Kian Digemari, Dipimpin Taylor Swift Penjualan vinyl tercatat meningkat 7,9 persen, dari 43,4 juta unit pada 2024 menjadi 46,8 juta unit di 2025. Dari sisi pendapatan, angka ini naik menjadi sekitar 1,04 miliar dolar AS (sekitar Rp 17,7 triliun).
Lonjakan ini tak lepas dari kontribusi besar Taylor Swift. Album Life of a Showgirl terjual sekitar 1,6 juta unit vinyl, menjadikannya salah satu rilisan terlaris tahun ini. Selain itu, album Lover (Live From Paris) juga mencatat penjualan signifikan dengan 166.000 unit. Sementara Sabrina Carpenter turut menyumbang tren lewat dua albumnya yang terjual hampir 600.000 unit vinyl.
Streaming Masih Mendominasi Di sisi lain, layanan streaming tetap menjadi tulang punggung industri musik. Pendapatan dari streaming mencapai 9,5 miliar dolar AS (sekitar Rp 161,0 triliun) atau sekitar 82 persen dari total pendapatan industri. Langganan streaming berbayar juga menunjukkan pertumbuhan, dengan jumlah akun mencapai 106,5 juta. Pendapatan dari kategori ini naik menjadi 5,88 miliar dolar AS (sekitar Rp99,7 triliun). Secara keseluruhan, pendapatan dari streaming berbayar mencapai sekitar 6,4 miliar dolar AS (sekitar Rp 108,5 triliun).
Musik Jadi Kekuatan Ekonomi Ketua dan CEO RIAA, Mitch Glazier, menyebut industri musik kini menjadi salah satu pilar ekonomi penting di Amerika Serikat. Ia mengungkapkan sektor ini berkontribusi hingga 212 miliar dolar AS (sekitar Rp3.593 triliun) terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dan mendukung lebih dari 2,5 juta lapangan kerja.
Dengan dominasi streaming dan kebangkitan vinyl, industri musik AS menunjukkan bahwa inovasi digital dan nostalgia format fisik dapat berjalan beriringan, membuka peluang pertumbuhan yang terus berlanjut.
Leave a Reply